"Pakkodian Jadi Titik Temu 10 DPD LDII, Hampir 1.000 Warga Perkuat Silaturahmi"

Daerah 08 Oct 2026 23:58 • 3 min read • 4 views • By Admin

Share berita ini

"Pakkodian Jadi Titik Temu 10 DPD LDII, Hampir 1.000 Warga Perkuat Silaturahmi"
RIBUAN LANGKAH, SATU KEBERSAMAAN — Warga LDII dari 10 DPD berkumpul di Pakkodian, Toba, dalam agenda Family Gathering untuk memperkuat silaturahmi dan kekompakan.

RAKYATBERSUARANEWS.ID | TOBA, - Pakkodian, Kabupaten Toba, menjadi titik temu warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dari 10 Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Minggu (4/10/2026). Hampir 1.000 peserta berkumpul dalam kegiatan Family Gathering yang dikemas sebagai ruang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi lintas wilayah.


Pakkodian, Kabupaten Toba, menjadi titik temu warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dari 10 Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Minggu (4/10/2026). Hampir 1.000 peserta berkumpul dalam kegiatan Family Gathering yang dikemas sebagai ruang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi lintas wilayah.


Pertemuan itu berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Warga dari berbagai daerah berbaur dalam satu kegiatan, membangun komunikasi yang tidak hanya berlangsung dalam forum organisasi, tetapi juga melalui interaksi yang lebih informal.


Bagi panitia, besarnya jumlah peserta menjadi salah satu penanda kuatnya antusiasme warga mengikuti kegiatan tersebut. Ketua Panitia Family Gathering, Donny Firmansyah, mengatakan persiapan kegiatan telah dilakukan sejak jauh hari dengan melibatkan jajaran panitia.


"Persiapan acara ini sudah kami lakukan jauh hari bersama seluruh panitia. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan warga LDII yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan Family Gathering ini," ujar Donny saat dikonfirmasi, Minggu (4/10/2026).


Menurut dia, partisipasi warga dari berbagai daerah turut membuat kegiatan berlangsung meriah sekaligus memperluas ruang perjumpaan antarwarga LDII.


Bukan Sekadar Rekreasi Ketua LDII Kota Pematangsiantar sekaligus Juru Bicara DPD LDII, Prawoto, mengatakan Family Gathering tersebut tidak semata-mata dirancang sebagai kegiatan rekreasi.


"Tujuan Family Gathering ini adalah untuk menjalin silaturahmi dan komunikasi sesama warga LDII. Yang hadir lebih dari 800 orang, merupakan perwakilan dari 10 DPD," kata Prawoto.


Menurut Prawoto, pertemuan semacam ini penting untuk menjaga komunikasi antarwilayah.


Ia berharap nilai rukun dan kompak yang selama ini dibangun dapat semakin diperkuat setelah kegiatan tersebut.


"Setelah kegiatan ini, harapannya nilai rukun dan kompak yang selama ini sudah terwujud dapat semakin meningkat. Ini menjadi bagian dari upaya kita untuk menjaga kebersamaan antarwilayah," ujarnya.


Pesan tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan yang dikemas dalam suasana santai tetap memiliki fungsi organisasi: mempertemukan warga dari wilayah berbeda dan menjaga hubungan agar tidak berhenti pada struktur formal.


Koordinasi Berjenjang

Prawoto mengatakan keberhasilan kegiatan tidak berdiri sendiri. Persiapan dilakukan melalui koordinasi secara berjenjang, mulai dari Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Cabang (PC), hingga DPD.


"Untuk menyukseskan acara ini, kami selalu melakukan koordinasi dan rapat koordinasi di setiap tingkatan, mulai dari PAC, PC hingga DPD. Dengan koordinasi yang baik, kegiatan dapat dipersiapkan dan dilaksanakan secara bersama-sama," jelasnya.


Koordinasi tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan peserta dalam jumlah besar dan berasal dari sejumlah wilayah.


Di Pakkodian, batas antarwilayah itu untuk sementara melebur dalam satu ruang pertemuan. Warga dari 10 DPD hadir dalam agenda yang sama, berinteraksi dan membangun kembali komunikasi dalam suasana kekeluargaan.


Pada akhirnya, Family Gathering tersebut bukan hanya tentang berkumpul. Ada upaya menjaga komunikasi, memperkuat silaturahmi dan mempertahankan kekompakan di antara warga yang tersebar di berbagai daerah.


Dari Pakkodian, pesan yang dibawa sederhana: kekompakan membutuhkan perjumpaan, dan kebersamaan perlu terus dirawat melalui komunikasi.(SL)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Rakyat Bersuara News