"Deli Serdang Perkuat Sistem Peringatan Dini, BMKG Serahkan Perangkat WRS"

Daerah 09 Oct 2026 00:05 • 3 min read • 1 views • By Admin

Share berita ini

"Deli Serdang Perkuat Sistem Peringatan Dini, BMKG Serahkan Perangkat WRS"
Stasiun Geofisika Kelas I Deli Serdang-BMKG menyerahkan satu perangkat Warning Receiver System (WRS) kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk mempercepat penerimaan dan penyebarluasan informasi kebencanaan, Kamis (8/10/2026).

RAKYATBERSUARANEWS.ID | DELI SERDANG - Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memperkuat sistem penyebarluasan informasi kebencanaan. Langkah itu ditandai dengan penyerahan satu perangkat Warning Receiver System (WRS) dari Stasiun Geofisika Kelas I Deli Serdang-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kamis (8/10/2026).


Perangkat tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penerimaan informasi peringatan dini di lingkungan pemerintah daerah. Melalui WRS, informasi BMKG mengenai gempabumi dan potensi tsunami dapat diterima secara cepat untuk mendukung pengambilan keputusan dan langkah mitigasi.


Tak hanya gempa dan tsunami, WRS juga menyediakan informasi mengenai cuaca ekstrem, kondisi iklim yang berkaitan dengan sektor pertanian dan perkebunan, serta pemantauan hotspot.


Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, mengatakan kecepatan memperoleh informasi menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi potensi bencana di daerah.


Menurutnya, pemerintah perlu memastikan informasi mengenai potensi kerawanan dapat diteruskan kepada masyarakat sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan lebih dini.


"Mitigasi bencana ini memang harus dilakukan sebagai bentuk adaptasi kita terhadap alam. Pemerintah wajib memberikan informasi kepada masyarakat apabila ada wilayah yang mereka tempati memiliki potensi kerawanan," kata Asri."


Ia menyampaikan apresiasi kepada BMKG, khususnya Stasiun Geofisika Kelas I Deli Serdang, atas dukungan melalui pemberian perangkat WRS tersebut. Namun, penguatan sistem peringatan dini tidak berhenti pada penerimaan informasi.


Pemkab Deli Serdang juga mendorong adanya evaluasi terhadap early warning system (EWS) yang telah dipasang di sejumlah titik, khususnya untuk mendukung peringatan dini banjir.


"Kita harapkan bisa berkolaborasi dengan Stasiun Geofisika untuk melakukan penilaian terhadap early warning system yang kita miliki, sehingga sistem yang ada benar-benar dapat mendukung upaya penanggulangan bencana," ujarnya.


Tak Sekadar Menerima Informasi

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Deli Serdang, Rasmid, menjelaskan WRS merupakan perangkat diseminasi yang memungkinkan informasi kebencanaan dari BMKG diterima pemerintah daerah secara cepat.


Menurut dia, informasi yang tersedia memiliki cakupan lebih luas daripada sekadar peringatan gempabumi dan tsunami. "Informasi yang kami sampaikan tidak hanya gempabumi dan tsunami, tetapi juga cuaca ekstrem, iklim untuk pertanian dan perkebunan, serta monitoring hotspot.


Informasi ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung mitigasi dan pengambilan keputusan," ujar Rasmid. BMKG juga mendorong Pemkab Deli Serdang memanfaatkan kajian mikrozonasi sebagai salah satu instrumen untuk memetakan tingkat kerawanan wilayah.


Kajian tersebut dinilai dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan kawasan, termasuk dalam menentukan wilayah yang sesuai untuk pengembangan permukiman dengan mempertimbangkan potensi ancaman kebencanaan.


Dengan demikian, penguatan sistem peringatan dini tidak hanya diarahkan pada respons ketika bencana terjadi, tetapi juga pada upaya memperkuat perencanaan dan mitigasi sebelum risiko berkembang menjadi bencana.


Audiensi dan penyerahan WRS tersebut turut dihadiri jajaran Stasiun Geofisika Kelas I Deli Serdang, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Bappedalitbang, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo Stan), serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Deli Serdang.(SL)



(DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Rakyat Bersuara News